Jawaban Viar Terkait Motor Listrik Milik Ojol yang Terbakar

Author:

BeritaSeleb.my.id – Video kejadian motor listrik milik salah satu armada ojek online viral di media sosial karena ludes terbakar. Sepeda motor listrik yang terbakar pada bagian bagasi penyimpanan baterai tersebut merek Viar varian Q1.

Kejadian yang terjadi di kawasan Bekasi, Jawa Barat beberapa hari yang lalu [15/11] benar adanya yaitu merek Viar varian Q1 setelah dikonfirmasi BeritaSeleb.my.id kepada pihak Viar melalui sambungan telepon.

Marketing Communication Viar Motor Indonesia, Frengky Osmond membenarkan kalau sepeda motor listrik yang terbakar tersebut adalah Viar Q1 dan saat ini masih dalam proses investigasi.

Terlihat dalam video yang viral terlihat mengeluarkan asap putih lalu disusul letupan kecil dari dalam bagasi. Diduga sumber api muncul dari penyimpanan baterai dibawah jok yang mengalami panas berlebih pada komponen baterai.

“Betul yang terbakar di Bekasi kemarin adalah Viar Q1, dugaan sementara adalah salah satu baterai yang ada dibawah jok bermasalah. Kita saat ini sedang melakukan ivestigasi terkait hal ini,” kata Frengky melalui sambungan telepon kepada BeritaSeleb.my.id, Jumat (18/11).

Frangky menambahkan kalau pihaknya belum bisa memberikan keterangan secara rinci karena masih dalam proses investigasi penyebab terbakarnya Viar Q1.

“Kami tak mau berspekulasi apa penyebab terbakarnya motor listrik tersebut. Dalam kondisi standart tanpa adanya modifikasi pastinya aman-aman saja. Kurang lebih ada 6 ribu unit sepeda motor listrik untuk perusahaan ojek online ini yang tersebar di beberapa kota besar, namun baru satu yang mengalami kejadian ini,” ujarnya.

Diinformasikan kalau lama usia pakai baterai Viar Q1 sekitar 3 tahun. Sebagai informasi Viar meluncurkan Q1 pada 2017 dan dalam kondisi standar Q1 dilengkapi satu unit baterai berkapasitas 60V23Ah.

Baterai tersebut digunakan menyuplai daya ke motor listrik tipe Brushless-Hub Motor buatan BOSCH. Viar Q1 yang merupakan skutik buatan Semarang, Jawa Tengah ini mampu melaju dalam kecepatan maksimal 60 km per jam.

“Kami usahakan secepatnya ya, kami akan kabari hasil investigasinya,” pungkas Frengky.

Editor : Dony Lesmana Eko Putra

Sumber:www.jawapos.com